Label
- CARA MEMILIH BUAH DURIAN
- GAMBAR BUAH DURIAN
- MACAM-MACAM BUAH DURIAN
- MANFAAT
- OLAHAN BUAH DURIAN
- T
Tampilkan postingan dengan label OLAHAN BUAH DURIAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAHAN BUAH DURIAN. Tampilkan semua postingan
Rabu, 04 Desember 2013
Rabu, 27 November 2013
Manfaat dan Dampak Negatif Buah Durian.
Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari Asia tenggara
dan nama tersebut sekaligus dipakai sebagai nama buahnya. Durian biasa
disebut dengan King Of fruit atau Rajanya buah. Meskipun banyak orang
yang menyukainya tetapi banyak juga orang yang tidak menyukainya karena
aromanya yang sangat tajam dan menyengat bahkan ada yang merasakan
pusing jika tercium aroma buah durian. Bagi orang-orang yang
menyukainya, buah durian adalah buah yang sangat lezat dengan aroma yang
sangat harum. Dan ternyata buah durian adalah salah satu makanan sehat
yang mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, meskipun ada dampak negatifnya bagi orang-orang yang memang berpantang makan durian karena menderita penyakit tertentu.
Kalau bagi orang yang bertubuh sehat tentu tidak masalah jika
mengkonsumsi durian asal tidak berlebihan, karena akan menimbulkan
dampak negatif bagi tubuh
Buah durian memang
sangatlah bergizi, diantaranya mengandung vitamin B, C, E, zat besi,
karbohidrat, lemak, protein, serat, kalsium, fosfor, asam folat,
magnesium, potasium/kalium, zinc, mangaan, karoten, tembaga, niacin,
thiamin dan riboflavin. Durian juga mengandung gula yang cukup banyak,
oleh sebab itu bagi penderita diabetes melitus sebaiknya menghindari
buah yang satu ini karena akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Bagi
penderita jantung serta penderita darah tinggi sebaiknya juga
menghindarinya, karena durian juga mengandung kadar kolesterol yang
cukup tinggi. Kalaupun makan hannya sekedarnya dan tidak berlebihan
tentu tidak akan menjadi masalah. Buah durian juga bersifat panas
seperti halnya makanan tape oleh sebab itu sebaiknya ibu hamil tidak
mengkonsumsinya.
Sebenarnya manfaat buah durian
lebih banyak dari pada negatifnya, tetapi karena persepsi dimasyarakat
terlanjur terbentuk bahwa dibalik kelezatan buah durian akan ada efek
negatifnya. Meskipun itu tidak sepenuhnya salah, kalaupun kebanyakan
memang akan jadi penyakit. Tetapi jika kita makan sewajarnya,
kemungkinan itu sangat kecil. Bahkan malah akan membawa manfaat bagi
kesehatan tubuh. Diantara manfaat buah durian adalah sebagai berikut :
>> Durian berfungsi sebagai pembersih darah
>> Dapat mengatsi anemia karena mengandung asam folat dan zat besi
>> Dapat menghambat penuaan dini karena mengandung vitamin C sebagai antioksidan
>> Mengobati penyakit ruam pada kulit ( kurap )
>> Dapat mengobati penyakit kuning
>> Dapat mengurangi stress dan depresi karenan kandungan vitamin B6
>> Baik untuk kesehatan gigi karena mengandung fosfor
>> Bisa meningkatkan nafsu makan karena kandungan niasin
>> Bisa membantu mengatasi migrain karena kandungan vitamin B2
>> bisa menstabilkan gula dalam darah karena kandungan mangaan
Dari
manfaat buah durian diatas masih banyak manfaat lainnya baik itu dari
akar dan ekstrak kulit buah durian itu sendiri. Oleh sebab itu makanLAH
buah durian secukupnya karena akan membawa banyak manfaat bagi
kesehatan tubuh, demikian juga sebaliknya jika terlalu banyak
mengkonsumsinya atau belebihan maka hanya dampak negatif yang akan
didapat. Bukankah segala sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik. BE HEALTHY BE HAPPY…!!!!!
http://dloepiq.blogspot.com/2013/02/manfaat-dan-dampak-negatif-buah-durian.html
1001 MANFAAT DURIAN UNTUK KESEHATAN
Kalau soal rasa, tidak ada yang memungkiri sensasinya rasa durian. Hingga dalam refensi barat disebutkan ‘smells like hell, but tastes like heaven
- baunya seperti di neraka tapi rasanya seperti di surga’. Kalau kita
di Indonesia mendeskripsi rasa durian hanya kategori manis, manis legit
atau manis sedikit pahit, justru orang barat mendeskripsikan lebih
lengkap lagi, antara lain yang ditulis oleh seorang naturalis dari
Inggris, Alfred Russel Wallace, yang antara lain mengatakan bahwa durian
merupakan buah seperti puding yang diperkaya dengan rasa almond,
kadang-kadang seperti rasa es krim keju, bercampur saus bawang, anggur,
dan bermacam rasa yang unik. Ia juga memiliki daging buah yang pulen,
dan tidaklah bertambah unsur rasa lain kecuali semakin menambah
kelezatannya.
Durian mengandung nutrisi penting dalam
jumlah yang tinggi melebihi buah lain. Hingga dikatakan oleh seorang
penulis dari Thailand bahwa`kandungan nutrisi durian berkelas ‘bintang
lima’. Diantara kandungan nutrisi yang penting tersebut adalah vit B,
vit C, zat besi, kalium, magnesium, fosfor, seng, thiamin, riblofavin,
omega 3 dan 6. Selain itu durian juga banyak mengandung phytonurient,
polyphenol, phytosterol, antioksidan, organosulfur, dan tryptophan.
Disamping itu juga zat gizi umum seperti karbohidrat, lemak tak jenuh
dan protein
Di dalam catatan pengobatan tradisional
dikatakan bahwa durian memiliki manfaat sebagai penghangat badan,
meningkatkan kebugaran mental, dan penambah vitalitas kaum pria
(aphrodisiac). Untuk yang terakhir ini ada ucapan terkenal di Malaysia ‘saat durian mulai jatuh, maka sarung mulai naik’.
Sedangkan penelitian modern telah menemukan bahwa kandungan zat khusus
pada durian memberikan peranan yang penting pada kesehatan manusia.
Phytonutrient misalnya, merupakan zat alami yang banyak
terdapat pada durian juga kebanyakan buah-buahan dan sayuran. Walaupun
pelum dapat diidentifikasi sejara gambling (intangible) namun
diakui zat ini memberikan manfaat bagi pemeliharaan kesehatan bersama
dengan vitamin, mineral dan serat. Peneliti dari Ohio State university
bahkan menyatakan bahwa zat ini adalah vitamin-vitamin masa depan. Phytonutrient
ditengarai mampu menonaktifkan zat penyebab kanker, meningkatkan sistim
kekebalan tubuh, mencegah katarak dan menurunkan resiko terhadap
penyakit-penyakit kronis seperti kanker, diabetes, jantung dan
hipertensi.
Durian banyak mengandung zat antioksidant dan polyphenol
yang dikatakan memiliki kemampuan yang lebih tinggi daripada
antioksidan yang berupa vitamin. Sedangkan durian memiliki kedua jenis
antioksidan ini, baik vitamin (vit C) maupun non-vitamin. Umumnya
disebutkan kandungan vitamin C pada durian berkisar dari 22.9-107,
bahkan dari analisa yang dilakukan Balitbu Tropika dijumpai ada durian
yang mengandung sampai 200 mg/100 gram daging buah. Ini merupakan angka
tertinggi untuk kandungan vitamin pada buah.
Phytosterol juga merupakan zat
penting yang banyak dikandung durian. Department of Pharmacology &
Toxicology, School of Medicine, State University of New York di Buffalo
memberikan catatan tentang manfaat zat Phytosterol, antara
lain: memperbaiki reaksi anti tumor pada tubuh, memperbaiki ketahanan
terhadap kanker, dan secara langsung menghambat pertumbuhan tumor.
Zat organosulfur merupakan salah satu kandungan gizi penting pada buah durian. Zat ini juga banyak terdapat pada bawang putih. Manfaat dari organosulfur
ini adalah untuk menurunkan sintesa kolesterol yang terjadi di sel
hati, anti radang, antioksidant, anti-mikroba (bakteri dan jamur),
merupakan komponen insulin untuk meningkatkan serapan glukosa untuk
menghasilkan energy, serta organosulfur bersama thiamin dan biotin
membantu menjaga metabolism gula dan efektif sebagai penstabil kadar
gula darah.
Yang tidak kalah pentingnya adalah kandungan Tryptopan
yang dikenal memiliki efek ‘feel good’ bagi yang mengkonsumsi durian.
Zat ini merupakan salah satu asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh
untuk membentuk Serotonin, Melatonin dan Niacin yang dapat digunakan
untuk mencegah depresi, rasa cemas, susah tidur, stress, rasa sakit,
dll.
Fakta-fakta manfaat durian bagi
kesehatan manusia juga telah dirangkum oleh Profesor. Dr. Aminuddin AHK
dari Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran, univ. Kebangsaan
Malaysia, sbb.: Durian mengandung tiga jenis gula alami sukrosa,
fruktosa dan glukosa. Berkombinasi dengan serat, durian secara instant,
berkelanjutan dan nyata memberikan tambahan energi bagi yang
mengkonsumsinya. Penelitian membuktikan bahwa hanya dengan dua pongge
durian dapat menyediakan energi untuk kerja 90 menit secara berterusan.
Jika dibandingkan dengan Apel, maka durian mengandung 4 kali protein, 2
kali karbohidrat, 3 kali fosfor, 5 kali vitamin A dan zat besi, serta 2
kali untuk vitamin dan mineral yang lain.
Dengan kandungan gizi yang kaya, mengkonsumsi durian dapat menjaga
dan mencegah sejumlah penyakit dan menjaga kodisi kesehatan,
diantaranya:
Mencegah depresi: Menurut
salah satu survey terbaru yang dilakukan oleh MIND, menunjukkan
diantara masyarakat yang mengalami depresi, memperoleh kondisi yang
lebih baik setelah makan durian. Hal ini disebabkan durian mengandung tryptophan, salah satu jenis asam amino yang dapat di rubah dalam tubuh menjadi serotonin, untuk membuat badan lebih rilek, meningkatkan mood, dan secara umum membuat perasaan lebih gembira.
PMS (premenstrual syndrome): Vitamin B6 yang dikandung durian meregulasi kadar gula darah yang akan meningkatkan mood anda. Mencegah Anemia (kurang darah): Dengan kadar besi tinggi, durian dapat merangsang produksi haemoglobin dalam darah sehingga membantu penderita anemia.
Menekan tekanan darah: Durian mengandung kalium sangat tinggi tetapi kadar garam yang rendah, membuat durian sempurna untuk menekan tekanan darah. Sehingga US Food and Drug Administration telah mengijinkan industri durian untuk mengajukan pengakuan resmi terhadap kemampuan durian mengurangi resiko dari tekanan darah tinggi dan stroke.
Brain Power : 200 pelajar di Twickenham (Middlesex) school telah dibantu ujian mereka dengan makan durian pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang untuk mendorong kecerdasan mereka. Penelitian menunjukkan bahwa kalium buah yang tinggi dapat membantu siswa lebih perhatian/serius pada pelajaran.
Melancarkan BAB: Karena mengandung serat tinggi, menambahkan durian dalam menu harian dapat membantu menormalkan proses pencernaan dan melancarkan BAB.
Mabuk perjalanan, kelelahan: Salah satu cara tercepat untuk menangani hangover adalah dengan membuat durian milkshake, dengan campuran madu. Durian akan menenangkan perut, madu akan menaikan kadar gula darah, sementara susu akan me-rehidrasi sistim tubuh.
Meredakan nyeri lambung: Durian memiliki efek antacid alamiah pada tubuh, apabila anda mengalami nyeri perut, cobalah makan durian untuk meredakannya.
Menghindari mual (Morning Sickness): Makan durian diantara makanan pokok membantu menjaga kadar gula darah dan menghndari morning sickness.
Mengurangi gatal akibat gigitan nyamuk: Sebelum
anda menggunakan krim gigitan nyamuk, coba dulu gosok kulit yang
digigit nyamuk dengan bagian dalam kulit durian. Banyak orang mendapati
hal ini sebagai cara yang luar biasa dan berhasil untuk mengurangi
bentol dan gatal akibat gigitan nyamuk.
Memperbaiki system syaraf: Durian mengandung vitamin B yang tinggi yang dapat membantu memperbaiki system syaraf anda.Mengontrol diet bagi orang kegemukan: Studi di the Institute of Psychology di Austria menunjukkan bahwa tekanan pekerjaan mendorong orang banyak makan dan ngemil. Satu hasil kajian menyimpulkan bahwa untuk menghindari ngemil akibat stress, kita perlu makan makanan berkadar karbohidrat tinggi setiap 2 jam untuk menjaga kestabilan. Durian merupakan buah berkadar karbohidrat 20% hingga 39%.
Radang saluran pencernaan: Durian dapat digunakan sebagai makanan pencegah sakit intestinal sebab durian bertekstur lunak dan lembut. Durian satu-satunya buah segar yang dapat dimakan langsung pada kasus yang telah kronis. Durian juga menetralisir kelebihan asam dan mengurangi iritasi dengan melapisi dinding perut.
Pengontrol suhu badan: Hal
yang sangat bertolak belakang dengan kepercayaan kita. Ternyata banyak
budaya bangsa lain yang memandang durian sebagai buah ‘pendingin’ yang
dapat menurunkan suhu bagi ibu hamil. Sebagai contoh di Holand, wanita
hamil disuruh makan durian untuk meyakinkan bahwa bayi mereka akan lahir
dengan suhu yang ‘cool’.
Membantu berhenti merokok: Durian dapat juga
membantu orang yang berusaha berhenti merokok, karena mengandung vit B6,
B12, kalium dan magnesium yang membantu tubuh bertahan dari efek
ketagihan nikotin.
Mencegah stress: Kalium
adalah salah satu mineral vital, yang membantu menormalkan denyut
jantung, mengirim oksigen ke otak, dan meregulasi keseimbangan air dalam
tubuh. Ketika kita stress, metabolisme kita meningkat sehingga
mengurangi kadar kalium. Hal ini dapat di seimbangkan kembali dengan
makan durian yang mengandung kalium tinggi.
Mengurangi resiko stroke: Menurut penelitian di The New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa makan durian sebagai bagian dari menu harian dapat megurangi resiko kematian akibat stroke sampai 40%.
Obat luka: Durian juga merupakan
alternative untuk penyembuhan luka. Ambil sebagian durian dan tempelkan
pada luka kemudian plester atau balut.Mengurangi resiko stroke: Menurut penelitian di The New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa makan durian sebagai bagian dari menu harian dapat megurangi resiko kematian akibat stroke sampai 40%.
Lalu bagaimana dengan rumor yang selama ini berkembang dan bagaimana makan durian yang dapat betul-betul member manfaat bagi kesehatan?
http://balitbu.litbang.deptan.go.id/ind/index.php/berita-mainmenu-26/13-info-aktual/339-1001-manfaat-durian-untuk-kesehatan
Berbagai olahan buah durian
Budidaya Tanaman Durian
BUDIDAYA DURIAN
Durian (Durian Zibethinus Murr) merupakan tanama asli Asia Tenggara
yang beriklim tropis, berikut ini akan diuraikan secara singkat budi
daya tanaman durian sebagai panduan umum :Syarat Tumbuh
Tanaman durian akan tumbuh secara oftimal pada daerah tropis pada ketinggian 50 – 1000 Dpl serta intensitas cahaya matahari 40 – 50% dengan suhu 22 – 30 o. curah hujan antara 1500 – 2500 mm pertahun, kemudian daerah itu mengalami bulan basah selama 9 – 11 bulan pertahun dan bulan kering selama 3 – 4 bulan untuk proses pembuangan.
Tanah lempung berpasir subur dan memiliki kandungan bahan organik adalah tanah yang cocok bagi tanaman durian. Kemudian jenis tanah latosol,
Podsolik merah kuning, adosol merupakan jenis tanah yang paling cocok bagi tanaman durian. Tekstur tanah yang berat seperti tanah liat, kurang baik bagi tanaman durian karma proses pengeringanya sangat sulit terutama pada musim hujan, kemidian pada musim kemarau tanah liat menjadi keras sehingga tanaman durian susah menyerap air dan pertumbuhan akarnya terganggu. Kemudian topografi yang baik bagi tanaman durian adalah yang agak miring tetapi tidak melebihi 35o,untuk tanah miring perlu terasiring untuk mencegah erosi. Akar tanaman durian sanggup menembus kedalam tanah hingga tiga meter, maka lokasi yang baik adalah yang memiliki kedalaman air tanah sekitar 50 – 300 cm. Lokasi yang terlalu rendah air tanahnya dapat mengakibatkan kebusukan akar. Selain dari pada itu yang perlu diperhatikan adalah pH tanah yang terkandung, pH tanah yang baik sekitar 6,0 – 7,0 jika pH tanah kurang dari nilai itu kapur dolomit dapat digunakan untuk menetralkanya.
1.2. Penanaman Tanaman Durian
1.2.1 Memilih bibit
Langkah awal sebelum menanam adalah memiliki bibit yang baik dengan Varietas unggul yang telah disahkan oleh department pertaniaan.
Selain daripada itu juga perlu diperhatikan jenis durian unggul yang cocok untuk ditanam pada lokasi yang sesuai dengan asal induk tanaman misalnya jenis matahari, durian ini asli jonggol jawa barat maka cocok ditanam di daerah jawa barat namaun untuk jenis durian introduksi dari Thailand misalnya jenis monthong dan chanee tidak terpengaruh oleh kondisi lahan , artinya ditanam didaerah manapun akan sama hasilnya dengan induk tanamanya (mudah beradaptasi), hal inilah salahsatu keunggulan jenis monthong dan chanee. Adapun cirri – ciri umum bibit durian yang baik selain jenis / Varietasnya adalah sebagai berikut :
Bibit Sehat dan Segar
Bebas Hama dan Penyakit
Daunya banyak
Batangnya kokoh dan percabanganya 2 – 4 arah
Pada batang terlihat adanya perkembangan tunas-tunas baru
Keseimbangan antara tinggi tanaman dengan jumlah daun
1.2.2 Penanaman Bibit
Persiapan awal dalam penanaman bibit terlebih dahulu lahan dibersihkan dari tanaman lain yang kira – kira mengganggu sinar matahari, karena tanaman durian sangat membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhanya. Jarak tanaman yang ideal adalah dengan ukuran 10 x 10 m atau batas minimal jarak penanaman 8 x 8 m.Dengan pola jarak tanam ini maka tanaman tidak saling berebut unsur hara, penyebaran penyakit tidak mudah menyebar dan sinar matahari efektif menembus tanaman. Lubang tanam yang telah dibuat kemudian didiamkan/dikosongkan selama tiga sampai satu minggu, hal ini dilakukan dengan maksud agar gas – gas beracun dalam tanah akan hilang sehingga tanaman akan tumbuh dengan oftimal. Penanaman dilakukan setelah lubang terlebih dahulu dikosongkan dengan posisi menghadap matahari pagi serta bentuk penanaman berbentuk kerucut/donat hal ini dimaksudkan untuk menghindari genangan air pada sekitar lubang tanaman. Tahap akhir dari proses penanaman adalah penyiraman dengan air disekitar tanaman sebanyak -+10 liter air.
Pemupukan
Pemupukan tanaman durian dapat menggunakan pupuk organik. Pada masa awal pertumbuhan tanaman diberi pupuk yang mempunyai kandungan nitrogen dan fosfor yang tinggi, pemberian pupuk organik atau pupuk kadang pertamakali bersamaan dengan penanaman sebanyak satu karung (30 kg). pemberian pupuk kandang diulang setahun sekali , pemupukan diberikan pada akhir misim hujan atau awal musim kemarau ,adapun cara pupuk kandang adalah dengan cara ditaburkan dibawah tajuk dalam tanaman.
Untuk mendapatkan kualitas terbaik pupuk organik, maka perlu diperhatikan tingkat kematangan dan efektifitas pupuk serta mudah diserap tanaman . Untuk mendapatkan hal itu maka perlu dilakukan fermentasi pupuk kandang. Adapun bahan utama untuk memfermentasikan pupuk kandang adalah dengan pemberian micro organisme. Bahan micro organisme yang dianjurkan menggunakan KATALEK, yang terbukti efektif dengan hasil yang memuaskan. Perbandingan antara pupuk kandang dengan katalek adalah 1Kg Katalek : 1 ton pupuk kandang.
Hal yang sangat penting dalam perlakuan pupuk organik yaitu adalah dengan pemberian unsur kalsium tinggi(Cals). Karena unsur ini sangat berguna dalam hal memprotek tanaman dari segala kondisi, memberikan kemudahan penyerapan unsur makro dan mikro, dan sebagai penetralisir tanah.
Kemudian pemupukan dengan pupuk anorganik pemberianya dapat dilakukan dengan cara dibenamkan kedalam disekeliling tanaman. Pembenaman dapat dilakukan dengan cara menggali tanah membentuk parit mengelilingi pohon dibawah tajuk terluar tanaman. Pemberian pupuk anorganik pertamakali dilakukan pada saat tanaman berumur dua bulaln (setelah tanam),Pemupukan ini diulang setiap 6 bulan. Pemupukan dilakukan sejak awal pertumbuhan sampai pada tahun ketiga ditujukan untuk pertumbuhan tanaman, pada masa ini pilihan pupuk NPK dengan kadar N tinggi.Setelah menginjak tahun ketiga, selain untuk pertumbuhan, pemupukan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan bunga, sebagai patokan pemberian pupuk anorganik yaitu NPK adalah sebagai berikut :
Pemupukan pertama yaitu dua bulan setelah tanaman dengan pupuk Urea, SP, KCL,dengan perbandingan 4 bagian urea, 2 bagian SP, 1bagian KCL, (4:2:1). Dosisnya 250 gram pertanaman dan seterusnya 750 gram s/d 2kg.
Setelah memasuki masa produktif + umur 3 tahun tanaman durian dipupuk NPK pembuahan yaitu NPK 15 – 15 – 15 atau NPK 16 – 16 – 16 apabila mencampur sendiri menggunakan pupuk Urea, SP, KCL, dengan perbandingan 2 bagian Urea, 4 bagian SP, 1 bagian KCL (2:4:1) dosis 2 kg pertanaman .
Untuk memperbaiki kualitas buah yang lebih baik (mempertahankan kualitas buah) diberikan KnO3 sebelum masa pembuangan.
Pemberian pupuk anorganik NPK setelah berbuah cukup 1 kali setahun yaitu sebelum berbunga. Untuk lebih detail lihat pada lampiran mengenai program pemupukan.
1.4.Pemeliharaan
1.4.1. Pengairan
Pada masa awal pertumbuhan tanaman durian, setiap tanaman membutuhkan air sebanyak 10 – 20 liter perhari. Cara penyiraman agar tidak terjadi genangan yang mengakibatkan kelembaban tanah serta busuk akar maka cara yang ideal adalah dilakukan 2 hari sekali atau tergantung kondisi tanah dan cuaca, penyiraman paling baik pada pagi hari cara ini dilakukan pada masa awal pertumbuhan sampai tanaman lewat masa pertumbuhan (satu bulan). Penyiraman selanjutnya dilakukan minimal satu minggu sekali. Penyiraman rutin dilakukan terutama pada saat musim kemarau.
1.4.2. Penyiangan
Secara rutin tanaman durian harus dibersihkan dari rumput yang terdapat dibawah tajuk. Cara pembersihan rumput harus menghindari tertutupnya akar mayang yang muncul dipermukaan tanah. Apabila bamnyak akar mayang yang terputus maka akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat atau stress, maka cara yang ideal yaitu dengan cara mencabut rumput atau memangkas rumput tidak sampai mengenai tanah serat dengan menimbun tanah atau pupuk kandang dibawah tajuk tanaman. Selain dari pada itu tanaman durian harus terbebas dari tanaman lain yang menghalangi sinar matahari.
1.4.3. Pemangkasan
Pemangkasan bertujuan untuk membentuk pohon agar memiliki percabangan yang seimbang dan kuat. Pemangkasan ini dilakukan pada saat tanaman menginjak umur 1,5 tahun dimana tanaman mulaili memiliki percabangan yang banyak. Pemangkasan pertama dilakukan pada cabang pertama dan kedua yang mengarah ke tanah. Hal ini dilakukan agar batang tidak terlindungi oleh cabang yang berdaun lebat sehingga sinar matahari masuk dan terhindar dari kelembaban, pemangkasan kedua dilakukan pada saat setelah panen buah. Pada saat itu akan tumbuh tunas – tunas baru yang tak beraturan. Tunas – tunas tersebut jika dibiarkan akan mengganggu sinar matahari masuk. Untuk itu maka perlu dilakukan pengurangan tunas – tunas yang tidak produktif.
1.4.4. Formula Penyemprotan
Untuk membantu pertumbuhan tanaman dan pencegahan terhadap hama serta penyakit maka harus dilakukan penyemprotan dengan dosis yang seimbang secara rutin dilakukan setiap bulanya minimal dua kali atau disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhanya, penyemprotan dilakukan pada pagi hari dan disemprot secara merata kedalam daun dan batang tanaman, berikut ini akan dijelaskan tentang pembuatan formula penyemprotan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Tahap usia pertumbuhan,(ukuran Untuk Kebutuhan Volume Air 15 Liter )
Keterangan Jenis Dosis
1.Tahap Usia Pertumbuhan
Insektisida Curacron 20 cc
Fungisida To fresh/Dithane 30 gram
Zat Tumbuh Atonik 30 gram
Pupuk Daun 40cc
Perekat Agristik 10 cc
2. Tahap Usia Produktif : (ukuran untuk kebutuhan volume air 15liter)
Keterangan Jenis Dosis
Insektisida Curacron 20 cc
Fungisida To fresh/Dithane 20 gram
Pupuk daun 40 cc
Perekat Agristik 10 cc
3. Tahap tanaman berbuah
Keterangan Jenis Dosis
Insektisida Curacron 20 cc
Fungisida To fresh/Dithane 20 gram
Asam Amino 40 cc
Pupuk Daun 40 cc
Perekat Agristik 10 cc
1.5. Hama dan Penyakit tanaman Durian
Penanggulangan hama dan penyakit merupakan hal yang sangat penting dalam usaha tani tanaman durian. Oleh karena serangan hama dan penyakit dapat menurunkan produksi dan kualitas buah, bahkan dapat mematikan tanaman durian. Penanggulangan hama dan penyakit dapat dilakukan seperti mencegah masuknya hama dan penyakit ke lokasi kebun dengan karantina bibit. Memusnahkan tanaman, mengsanitasi kebun dengan baik. Menanam tanaman pelindung untuk mengalihkan serangan hama dan penyakit.
1.5.1.Hama Tanaman Durian
Penggerek batang,Batocera Naminator, Xylentus Lenconotus, Lamzera Coffeae, Menyerang tanaman dengan membuat lubang pada batang, dahan dan ranting. Ciri-ciri serangan penggerek tersebut ditandai dengan adanya lubang yang disertai kotoran dan cairan berwana merah dari bekas kayu yang diserang penggerek, akibat serangan tersebut tanaman menjadi layu, daun – daun kering dan rontok akhirnya tanamanpun mengalami kematian. Pengendalian terhadap penggerek batang antara lain dengan cara sebagai berikut :
Menjaga sanitasi kebun dengan cara memusnahkan rumput – rumputan, gulma, tanaman inang, dan daun – daun durian yang sudah rotok.
Memotong dan memusahkan batang dan ranting yang terkena serangan hebat.
Menutup bekas lubang penggerek dengan kapas yang sudah diberi insektisida sistemik.
Menyuntik tanaman dengan menggunakan insektisida sistemik melalui akar atau daun.
1.5.1.2. Kutu Loncat
Kutu loncat umumnya menyerang daun yang masih muda dengan cara menghisap cairannya. Gejala yang ditimbulkanya secara langsung adalah daun berwarna berbintik – bintik berwarna kecoklatan. Daun keriting berlubang, dan berukuran tidak normal / kerdil. Hama ini berukuran kecil, warnanya cokelat dan diselimuti benang – benang lilin berwarna putih sebagai hasil sekresinya. Pengendalian kutu loncat dapat dilakukan dengan menyemprotkan insektisida sistemik seperti : Curacron, Dursban, dll dengan konsentrasi 0,2 %.
1.5.1.3. Kutu Putih
Hama kutu putih (Psendococus sp.) berbentuk bulat kehijauan dan tumbuhnya diselimuti oleh lapisan lilin agak keputihan. Kutu ini menyerang tanaman durian dengan menghisap cairan daun, hama ini juga menyerang penyakit embun jelaga. Kotoranya yang manis mengundang semut sehingga penyebaranya mengikuti semut. Akibat serangan kutu putih daun menjadi keriting dan merana. Bunga dan buah dapat mengalami kerontokan pemberantasan kutu putih harus sekaligus dengan embun jelaga dan semut yang menjadi sarana penyebaranya pemberantasan dapat dapat menggunakan insektisida dan akarisida.
1.5.2 Penyakit Tanaman
1.5.2.1 Kanker Batang dan Mati Pucuk
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phitophihora palmifora adalah penyakit yang cukup ganas dengan tingkat kematian hingga 50 %. Tanda – tanda yang terkena kanker adalah adanya luka yang mengeluarkan lendir berwarna merah pad kulit batang bagian bawah dekat tanah. Serangan yang hebat membuat batang menjadi busuk, kayunya terbuka dan berwarna merah kecoklatan berbintik merah dan atau ungu, bila serangan semakin mengganas tanaman dapat mati cendawan ini biasanya menyerang tanaman yang digunakan untuk batang bawah pengendalianya selain dengan menggunakan sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, menekan gulma, memangkas tanaman, dapat juga menyemprotkan fungisida (Benlate) pada tanaman atau dengan mengoleskan pada batang yang terluka lalu menutupnya dengan parafin.
1.5.2.2 Busuk Akar
Penyakit busuk akar dapat menyerang tanaman dewasa maupun yang masih bibit. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Pyhium vekans. Serangan ditandai dengan bercak nekrotik yang berawal dari ujung akar lateral. Jika akar dibedah pada bagian korteks akan terlihat warna cokelat dan pada bagian yang berkayu akan tampak warna merah muda dengan bercak cokelat. Penyakit busuk akar selain disebabkan oleh Phytmum Vexans dapat juga oleh Fisarium sp. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian langsung pada tanaman durian. Penanggulanganya dengan menyemprotkan fungisida dengan bahan aktif : metalaxyl, fosetyl alumunium, atau etridiazole tanaman yang sudah terserang dan mati sebaiknya dibakar dan bekas lubangnya diberi kapur, pencegahan dapat dilakukan dengan pada musim hujan system drainase kebun diperbaiki agar tidak terjadi genangan air yang dapat membusukan akar.
1.5.2.3. Bercak Daun
Penyebab terjadinya penyakit bercak daun adalah cendawan colletotrichun durionis. Gejala serangan ditandai dengan timbulnya bercak – bercak besar kering pada daun tanaman yang akhinya menjadi lubang, serangan ini dapat menyebabkan terganggunya fotosintesis pada daun, pengendalian bercak daun dapat dilakukan dengan memotong bagian tanaman yang terserang atau dengan menyemprotkan fungisida yang berbahan aktif tembaga.
1.5.2.4. Jamur Umpas
Penyakit ini disebabkan oleh jamur umpas (Pink disease). Gejala yang ditimbulkan yaitu munculnya cairan berwarna kuning pada bagian batang yang terserang dan diselimuti dengan benang – benang jamur berwarna metalik seperti sarang laba – laba. Pada kelembaban yang tinggi benang – benag tersebut akan berubah warna menjadi merah muda (Pink). Serangan jamur umpas ini dapat mengakibatkan kematian cabang, penanggulanganya dengan mengoleskan fungisida berbahan aktif tembaga pada bagian yang terserang. Mengurangi kelembaban diareal penanaman, memotong bagian yang terserang, dan menyemprot tanaman dengan fungisida seperti : Ditane M-45, dll.
1.5.2.5. Busuk Buah
Penyakit busuk buah disebabkan oelh cendawan Phytophhthora palmivora. gejala serangan terlihat adanya bercak – bercak basah berwarna cokelat kehitaman pada kulit buah. Setelah beberapa lama buah akan busuk basah pada bagian yang terserang akan terbentuk miselium dan spogaria berwarna putih. Penanggulamgan penyakit ini selain dengan menyemprotkan fungisida juga dibarengi dengan penyemprotan insektisida untuk membunuh serangga dan siput yang menjadi vektornya. Buah yang telah diserang harus dibuang.
1.5.3 Penyakit Fisiologis
1.5.3.1. Ujung Daun Mengering
Tanaman durian yang terserang penyakit ini ditandai dengan mengeringnya bagian ujung daun dan pinggir – pinggir daun dan berwarna cokelat. Penyebab penyakit ini adalah tanaman durian kekurangan unsure mikro Zn. Penyakit ini dapat mempengaruhi fotosintesis daun. Penanggulanganya dapat dilakukan degan menyemprotkan unsure mikro Zn pada daun. Selain karena kekurangan unsure Zn penyakit ini terjadi karena kekurangan air. Setelah tanaman disiram dan kebutuhan air telah tercukupi kondisi daun tanaman akan berangsur pulih.
1.5.3.2. Daging Buah Keras
Penyakit ini ditandai dengan mengerasnya beberapa bagian buah durian. Selain itu buahpun berwarna pucat dan rasanya hamba. Penyakit ini terjadi padabuah durian karena jumlah biji terlalu banya, selainitu factor lain adalah kekurangan kalsium dan magnesium.
1.6 Masa Panen – Pasca Panen
1.6.1. Masa Panen – Memetik buah Durian
Pada umumnya durian lokal akan berbuah pada umur 8 – 10 tahun, kemudian durian genjah seperti monthong dan chanee akan berbuah pada umur 4 – 5 tahun sejak tanam, masa panen ini berlaku dengan catatan bibit menggunakan sambung pucuk atau okulasi, pada umumnya buah durian akan mengalami tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Untuk Janis monthong waktu petik yang tepat adalah 125 – 135 hari. Lalu jenis chanee 110 – 160 hari setelah bunga mekar.
Selain patokan waktu sejak bunga mekar, waktu petik juga dapat dilakukan berdasarkan tanda – tanda fisik pada buah sebagai berikut :
Ujung duri berwarna cokelat tua
Garis –garis diantara duri berwarna lebih jelas
Tangkai buah lunak dan muda dibengkokan
Ruas – ruas ditangkai buah membesar
Buah baunya harum yang khas
Terdengar bunyi kasar dan bergema jika buah di pukul
Pemetikan buah / panen bila hendak di konsumsi langsung bisa dilakukan setelah matang 100 % (buah akan jatuh sendiri). Bila panen bertujuan untuk komersial dengan pengangkutanjarak jauh (eksport). Pemetikan sebaiknya dilakukan pada tingkat kematangan 80 % akan diperoleh 100 hari sejak bunga mekar, durian pada tinggakat kematangan ini dapat disimpan 2 – 3 minggu. Alat yangdigunakanuntuk memetik buah durian dapat menggunakan pisau atau galah berpisau. Yang dipotong adalah tangkai buah yang dekat pangkal batang, kemudian buah jangan sampai jatuh agar tidak merusak buah durian.
1.6.2. Penanganan masa Panen
Buah hasil pemetikan perlu penanganan yang tepat agar kualitasnya tetap terjaga hingga ditempat penjualan, eksport, pasar regional, supermarket , dan lain – lain . adapun cara penangananya yaitu sebagai berikut :
Setelah pemetikan selesai, buah diberi label/keterangan tentang asal kebun atau pohon dan jenis durianya, hal ini dilakukan untuk mengkontrol kualitas buah.
Buah dicuci dengan air untuk membersihkan dari kotoran yang melekat pada buah.
Buah dicelupkan pada larutan fungisida benomil atau O-ethyl phosphonate untuk menghindari kebusukan karena cendawan Phytophtora sp selama masa pemeraman atau pengangkutan.
Buah diangin – anginakan supaya kering.
Buah diseleksi /disortir berdasarkan grade (tingkat) mutu buah untuk pasar amerika serikat dan eropa, berat yang diminta : 2,5 – 3 kg untuk asia bobot yang diminta 2 – 5 kg. selain berdasarkan bobot, seleksi dapat dilakukan berdasarkan jumlah juring dan isinya untuk durian monthong, adapun spesifikasinya yaitu sebagai berikut :
Mutu kelas 1 : memiliki 4 – 5 juring yang terisi penuh
Mutu kelas 2 : memiliki 5 juring, 2 juring yang terisi penuh
Mutu kelas 3 : memiliki 5 juring, 3 juring yang tidak terisi penuh, buah kelas tiga ini hanya bisa dijual dipasar lokal
Setelah buah di seleksi, buah dimasukan kedalam peti atau kotak karton yang bisa menampung 3-5 buah durian.
Namun ada metode packing lainya yaitu dengan mengupas buah durian kemudian daging buahnya disimpan dalam pembungkusplastik kedap udara.
DURIAN UNGGUL
085 7297 23313
http://www.facebook.com/durian.unggul
http://durianunggul.wordpress.com/
Langganan:
Postingan (Atom)